Halaman

Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Tips Mendeteksi Kebohongan Seseorang


1. Jika si dia melingkarkan pergelangan kakinya ke salah satu kaki kursi, atau tanpa sadar menggoyang-goyangkan kakinya saat berbicara, maka kemungkinan besar dirinya sedang berdusta. Meskipun terlihat mudah, berbohong bisa membuat seseorang merasa stres dan tertekan, sehingga tanpa sadar melakukan berbagai gerakan kecil untuk melepaskan ketegangan.


2.Saat diberikan pertanyaan sederhana, ada jeda cukup panjang sebelum ia memberikan jawaban. Atau, si dia mengulangi kembali pertanyaan tersebut sebelum menjawabnya. Jika demikian, Anda boleh merasa curiga, sebab ada kemungkinan pria itu sedang berbohong



3.Si dia memasukkan kedua tangan ke dalam saku saat berbicara. Hmm… bisa jadi ada sesuatu yang ia sembunyikan dari Anda. Menyembunyikan kedua telapak tangan mengindikasikan kecemasan dan kegelisahan, sedangkan memperlihatkannya menunjukkan rasa nyaman dan keterbukaan.



4.Saat menjelaskan sesuatu, terlalu banyak kata ”tapi” yang terselip di dalam kalimatnya. Contoh: ”Aku tahu kamu tidak akan percaya, “tapi” Kemungkinan terburuk, kalimat di belakang kata ”tapi” tersebut merupakan cerita bohong yang ia karang sendiri.



5.Si dia mengangkat sebelah atau kedua bahunya saat menjawab pertanyaan Anda. Hati-hati! Sebab hal ini sama saja seperti menyilangkan jari di belakang punggung untuk menyembunyikan kebohongan.



6.Dirinya tidak bisa berhenti menggosok-gosokkan telunjuk ke bagian bawah hidung. Kebiasaan ini umumnya dilakukan oleh orang yang jarang berdusta, sehingga dirinya merasa menyesal ketika harus membohongi Anda.



7.Sebelum menjawab pertanyaan, si dia mendecakkan lidah atau menjilati bibir dengan lidahnya.

8.Orang yang berdusta sering sengaja menatap mata lawan bicaranya berlama-lama untuk membuktikan kejujurannya.



sumber: http://dosenlintas.blogspot.com/2013/05/8-cara-mendeteksi-kebohongan-seseorang.html
Baca Selengkapnya »»  

Tips Kuliah Untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Asalasah ~ Apakah tahun ini merupakan tahun terakhirmu untuk kuliah? Jika iya, sebaiknya kamu mempersiapkan segala sesuatu sebelum kamu terjun langsung ke masyarakat. Persiapan yang perlu kamu lakukan tidak hanya seputar persiapan akademis seperti skripsi dan kelengkapan administrasi saja loh, ada hal lain yang perlu kamu lakukan sebelum kuliahmu berakhir. Ayo dicoba Tips berikut :

1. Ikuti Kuliah Pakar Tamu
Kuliah pakar tamu yakni kuliah umum yang menghadirkan seorang pakar untuk membahas sesuatu yang sedang menjadi topik hangat, baik itu sebuah isu atau pun pembahasan sebuah metode penelitian. Hal seperti ini akan jarang kamu temui setelah kamu selesai kuliah dan bekerja. Jadi walaupun kadang terdengar membosankan, kuliah pakar tamu merupakan hal yang patut kamu lakukan sebelum kuliah berakhir

2.Bertemu dengan Ketua Jurusan
Bertemu dengan ketua jurusan sih sebenarnya sudah setiap hari, tetapi pertemuan ini lain loh. Maksud bertemu di sini adalah melakukan interaksi lebih dekat dengan ngobrol soal perkuliahan, karier, dan rencana melanjutkan pendidikan, dengan begitu kamu akan mendapat saran bagus dari kepala jurusanmu. Di samping itu, mereka juga merupakan jaringan bagus untuk mendapat informasi mengenai pekerjaan kelak.

3. Edit nama email dan akun jejaring sosial lainnya
Ingat, alamat email dan nama akun jejaring sosial seperti facebook dan Twittermu merupakan representasi dirimu, jika kamu masih menggunakan nama alay semacam: RhyN4chuYunxQmo3ceL@lu, jangan harap kamu akan mendapat respons dari HRD, dimana kamu melamar pekerjaan. Atau jangan heran jika atasanmu akan ilfil sama kamu karena melihat nama akun jejaring sosialmu. Ubah sekarang sebelum terlambat.

4. Ajak (gebetan) untuk jalan bareng
Punya gebetan di kampus yang sampai sekarang belum kamu prospek? Gunakan kesempatan selagi bisa. Dekati dia, dan ajak makan atau nonton bareng. Kalau masih malu, ajak teman-teman lainnya sebagai kamuflase motif yang tersembunyi.

5. Pastikan kamu nikmati pengaruh "kartu sakti"
Kartu Tanda Mahasiswa merupakan "kartu sakti" yang bisa kamu gunakan unntuk mendapat diskon! Baik di kafe, restoran, bioskop, salon, sampai dengan travel. Asyik kan? gunakan baik-baik sebelum masa berlaku kartu tersebut habis. Ajak gebetan makan di restoran dengan harga miring itu rasanya "sesuatu banget" loh.

6. Segera ikutan magang
Hal ini juga jangan sampai ketinggalan, pastikan kamu ikut program magang sebelum keluar dari kampus. Sebab, gunanya banyak banget, pengalaman magang selain akan berpengaruh di curriculum vitae (CV), pengalaman magang berarti adalah saatnya memperluas jaringan yang mungkin berguna ketika mencari pekerjaan nantinya.

7. Menabung
Klise sih, tapi percaya atau enggak, menabung penting banget loh. Kamu enggak bakal tahu apa yang bakal terjadi sama dirimu setelah keluar kuliah. Jadi dari pada tunggu sampai ada kejadian buruk yang tidak diinginkan terjadi, lebih baik kamu persiapkan dirimu dalam hal keuangan dari sekarang.

Semoga bermanfaat. Good Luck...

Baca Juga:  
Baca Selengkapnya »»